3 Mitos dan Fakta Ganti Oli Mesin Mobil, Mana yang Benar?

jual beli mobil bekas terbaru

Stoide – Ganti oli mesin secara berkala merupakan perawatan yang hampir tidak pernah dilewatkan para pemilik kendaraan. Bahkan, banyak juga orang yang baru melakukan transaksi di situs jual beli mobil bekas terbaru juga melakukan ganti oli mesin untuk memastikan kinerja mobil yang baru dibeli tetap terjaga. Hal ini memang bukan tanpa alasan, karena jika perawatan ganti oli ini diabaikan dampak yang terjadi pada mesin sangatlah besar.

Namun, tahukah Anda bahwa ternyata beberapa hal yang selama ini diyakini oleh masyarakat seputar ganti oli tidak semuanya benar? Untuk lebih jelasnya, yuk cek faktanya berikut ini!

jual beli mobil bekas terbaru

1. Mitos: Ganti oli kalau warnanya sudah gelap atau

Walaupun anjuran ini terdengar wajar, tapi tahukah Anda kalau sebenarnya warna gelap atau pekat pada oli adalah hal wajar? Soalnya, cara kerja oli sendiri adalah mengumpulkan berbagai partikel kecil agar tidak mengendap di mesin. Nah, warna gelap atau pekat tersebut muncul karena oli Anda sukses bekerja dengan baik. Jadi, warnanya sendiri tidak bisa dijadikan patokan kalau Anda sudah harus ganti oli.

Yang tepat adalah ganti oli mobil sesuai panduan yang ada di buku manual bawaan pabrikan. Dalam buku tersebut ada panduan periode penggantian oli baik berdasarkan jarak tempuh maupun waktu. Jadi, sebaiknya Anda pastikan bahwa mobil bekas yang akan dibeli masih disertai buku manual aslinya.

2. Mitos: Gonta-ganti merek oli bikin mesin cepat rusak.

Apa benar sering gonta-ganti oli mobil dari berbagai merek bisa membuat mesin kendaraan lebih cepat rusak? Jawabannya bisa iya bisa juga tidak. Jika oli yang Anda beli punya kadar kekentalan dan jenis yang sama dengan oli yang sebelumnya digunakan, maka hal tersebut tidak masalah. Namun, mitos tersebut bisa menjadi fakta kalau Anda sembarangan beli oli tanpa memerhatikan kesesuaian kadar kekentalan maupun spesifikasinya.

Jika Anda tidak bisa menemukan oli yang sama persis dengan oli yang sudah digunakan, maka disarankan untuk menguras habis oli dalam tangki terlebih dahulu. Setelah itu barulah menggantinya dengan oli yang baru.

3. Fakta: Ganti oli dan filter bersamaan.

Penggantian filter oli memang wajib dilakukan bersamaan dengan penggantian oli. Karena fungsi dari filter itu sendiri adalah untuk menyaring kontaminan sehingga jumlah partikel kotoran yang berhasil disaring akan terus menumpuk. Jika filter tidak langsung diganti, tentu tumpukan partikel tersebut akan menjadi sumbatan, dan berujung pada performa oli yang kurang optimal dan bahkan kerusakan mesin dalam jangka panjang.

Meski begitu, pastikan Anda melakukan penggantian filter dan oli di bengkel resmi, ya! Hal ini demi kepastian keaslian serta kualitas filter dan oli, yang tentu juga akan memengaruhi kondisi serta performa mesin maupun kendaraan Anda.

Itu dia penjelasan tentang mitos serta fakta soal ganti oli mesin mobil. Semoga info di atas bisa membantu dan bermanfaat bagi Anda, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *